JEPARA – Semangat kolaborasi antar desa terlihat nyata dalam acara Gebyar BUMDesa/BUMDesa Bersama Se Kabupaten Jepara yang mempertemukan berbagai potensi ekonomi desa dari seluruh penjuru daerah di Kabupaten Jepara. Mengusung tema "BUMDesa/BUMDema Bersama Maju, Produk Desa Mendunia, Ekonomi Jepara semakin Berdaya", jajaran Badan Usaha Milik Desa di wilayah Kecamatan Keling unjuk gigi dengan turut ambil bagian secara aktif.


Kehadiran delegasi dari Kecamatan Keling menjadi representasi nyata geliat usaha produktif warga pedesaan. Partisipasi ini menjadi ruang strategis untuk mengenalkan beragam produk dan hasil inovasi desa ke jangkauan pasar yang lebih luas, sekaligus memperkuat konsolidasi kelembagaan ekonomi desa di tingkat kecamatan maupun kabupaten.


Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Keling, Khoirul, menegaskan komitmen pemerintah kecamatan dalam mendorong kemandirian serta pertumbuhan usaha desa.


"Kecamatan Keling memiliki 12 BUMDes dan 1 BUMDes Bersama yang terus dikembangkan untuk mengoptimalkan kekayaan alam dan potensi desa di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta berbagai sektor jasa," terang Khoirul di sela-sela kegiatan.


Lebih lanjut, Khoirul menjelaskan bahwa strategi akselerasi ekonomi desa bertumpu pada kemitraan lintas sektor di tingkat akar rumput.


"Penguatan ekonomi desa dilakukan melalui kolaborasi dengan Gapoktan, UMKM, koperasi desa, SPPG, dan berbagai lembaga kemasyarakatan desa. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas peluang usaha, meningkatkan nilai tambah potensi lokal, membuka lapangan kerja, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tambahnya.


Melalui momentum Gebyar BUMDesa ini, seluruh entitas BUMDes dan BUMDesMa di wilayah Kecamatan Keling diharapkan semakin solid dalam membangun ekosistem usaha yang terintegrasi, profesional, dan berdaya saing global demi kemakmuran masyarakat desa.