Pendamping Desa Kecamatan Keling melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mulya Jaya, Desa Tunahan, pada hari ini (24/11) sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan akselerasi program ketahanan pangan desa.
Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan unit ketahanan pangan BUMDes Mulya Jaya, termasuk progres pengelolaan kandang komunal yang menjadi salah satu program prioritas dalam mendukung kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Dalam kesempatan itu, pendamping desa melihat langsung kesiapan infrastruktur, manajemen pengelolaan ternak, serta strategi pemberdayaan masyarakat yang diterapkan oleh BUMDes Mulya Jaya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternak lokal dan memperkuat ekosistem ekonomi desa berbasis agrikultur.
Ketua BUMDes Mulya Jaya Desa Tunahan, Saifudin, menyampaikan bahwa kandang komunal bukan hanya fasilitas fisik, melainkan ruang kolaborasi bagi para peternak desa.
“Kami membangun sistem yang tidak hanya mempermudah perawatan ternak, tetapi juga menguatkan kerja sama antarwarga. Harapannya, ketahanan pangan desa semakin kuat dan kesejahteraan peternak meningkat,” ujarnya.
Pendamping Desa Kecamatan Keling mengapresiasi langkah inovatif BUMDes Mulya Jaya dan menilai bahwa program ini telah berjalan dengan arah yang positif. Evaluasi ini juga menjadi pijakan untuk memastikan program tetap sesuai regulasi dan dapat dikembangkan ke tahap berikutnya.
Kegiatan monev ditutup dengan diskusi ringan mengenai rencana penguatan sarana prasarana, peningkatan kapasitas pengelola, serta sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat.
BUMDes Mulya Jaya Desa Tunahan terus berkomitmen menghadirkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan melalui pengelolaan kandang komunal sebagai salah satu pilar utama Agrocenter Tunahan.

0 Komentar